Rabu, 07 Oktober 2009

Ditengah Membaiknya Sentimen Positif, IHSG Turun

Analisis IHSG edisi 11 Oktober 2009
Oleh : Indra

Pergerakan IHSG semenjak awal perdagangan telah menunjukkan tanda-tanda pelemahan hingga berada pada teritori negatif. Sempat berada pada teritori positif di level 2.529, sebelum perdagangan sesi I berakhir, namun pelemahan terus saja berlanjut pada sesi II hingga akhirnya indeks mengalami pelemahan dengan turun 0,58% ke level 2.513.

Nilai transaksi perdagangan hampir mendekati Rp7,6 triliun. Saham PT Bumi Resources (BUMI) menjadi penggerak utama pelemahan indeks, dengan nilai transaksi Rp2,9 triliun. Ditengah banyaknya sentimen positif dari dalam negeri dan membaiknya bursa regional dan dunia, pelemahan indeks dirasakan sangat aneh.

Permasalahan akuisisi BUMI terhadap PT Darma Henwa (DEWA), PT Fajar Bumi Sakti (FBS), dan PT Pendopo Energi Batubara (PEB) menjadi sentimen negatif bagi pergerakan saham BUMI. Syarat yang diajukan oleh BUMI terhadap ketiga perusahaan tersebut menjadi kendala bagi pelunasan akuisisi tiga perusahaan tersebut. Tidak secepatnya BUMI melakukan pelunasan akuisisi tersebut tampaknya mengisyaratkan ada kendala lain selain dari syarat kepada tiga perusahaan tersebut, hingga akhirnya dipersepsi negatif oleh pelaku pasar.

Secara analisa teknikal, IHSG sudah berada pada area overbought¸ hingga pergerakan bursa pada perdagangan kemarin terkoreksi setelah menembus level psikologis 2.500. Banyak dari pelaku pasar yang menjual sementara saham-saham yang dikoleksinya demi mengharapkan capital gain.

Indeks BISNIS-27 turun 0,14% ke level 230. Indeks regional bergerak berlawanan dengan IHSG. Indeks Hang Seng naik 2,07% ke level 21.241, Strait Times Singapura naik 0,87% ke level 2.634, dan indeks Nikkei 225 juga naik 1,11% ke level 9.799.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar