IHSG masih melanjutkan keterpurukannya. Saham BUMI yang sempat menjadi penopang penurunan dalam tiga hari terakhir mulai merangkak naik ke level 2.900, naik 6,42% ternyata tidak cukup mampu menghadang pelemahan indeks. IHSG ditutup melemah 0,41% ke level 2.474, walau pernah mencapai posisi tertingginya pada pembukaan sesi I tanggal 7 Oktober 2009 yang kala itu berada pada level 2.556.
Selama sepekan terakhir indeks telah mengalami penurunan tipis 0,25%, walau pada awal pekan indeks masih menguat, namun semenjak hari Selasa, indeks terus tertekan dan akhirnya berada terus di teritori negatif dan ditutup pada level 2.474.
Dalam sepekan isu yang paling mendapat perhatian terkait dengan pemilihan pengurus baru Golkar dalam Musyawarah Nasional Partai Golkar yang ke-8 yang mengusung Abu Rizal Bakrie, Tommy Soeharto, Surya Paloh, dan Yuddy Chrisnandi. Saham BUMI yang masih sebagian masih dimiliki oleh Abu Rizal Bakrie menjadi ajang spekulasi oleh pelaku pasar erkait dengan pencalonannya.
Hal lain yang cukup menjadi perhatian dari saham BUMI selama 2 hari terakhir ini menggoncang IHSG, adalah transaksi crossing yang dilakukan oleh PT CLSA di level harga Rp1.700 sementara nilai pasar saham reguler berada pada level 2.875. Faktor lain yang menarik dari saham BUMI adalah terkait dengan pinjaman dari CIC senilai US$1.9 miliar dengan bunga 19%, cukup tinggi dibandingkan suku bunga kredit perbankan, yang diprediksi dalam beberapa bulan kedepan akan mengalamli penurunan. Pinjaman tersebut dikhawatirkan akan menggerus laba perusahaan tersebut, karena masih fluktuasinya harga komoditas serta belum ada rencana baru dari perusahaan meningkatkan perolehan laba bersihnya menjadi suatu hal yang aneh, dan ini menjadi sentimen negatif bagi saham BUMI. Dengan nilai transaksi yang besar, sepertiga nilai transaksi IHSG, wajar jika indeks tergerus.
Indeks BISNIS-27 turun 0,84% ke level 225. Indeks Hang Seng naik 0,03%% ke level 21.499, Strait Times Singapura naik 0,06% ke level 2.652, dan indeks Nikkei 225 juga naik 1,87% ke level 10.016.
Jumat, 09 Oktober 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar