Kamis, 17 September 2009

Analisis IHSG edisi Sepekan

Pergerakan IHSG semakin melaju kencang, bahkan pada perjalanan IHSG kemarin sempat menyentuh level 2.474, sebelum akhirnya ditutup pada level 2.456, menguat 0,72%, level tertingginya selama ini semenjak kejatuhannya pada tahun lalu. Dari awal tahun, IHSG sebenarnya telah mengalami kenaikan 78%. Pelemahan yang terjadi lebih bersifat profit taking.

Sentimen-sentimen positif selama sepekan membuat IHSG tetap melaju dan belum sama sekali terkoreksi hingga dikhawatirkan pada saat pembukaan nanti justru koreksi yang terjadi akan dalam. Fundamental ekonomi Indonesia yang baik dan tetap bertahan dalam terpaan krisis global membuat Bank Dunia merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi menjadi 4,3% pada tahun ini dan diharapkan bertumbuh menjadi 5,6% pada tahun mendatang.

Sektor konsumsi yang masih memberikan kekuatan bagi sektor riil ternyata masih mampu meredam krisis dan menopang pertumbuhan ekonomi kita. Inflasi bulan Agustus hanya 0,56% sebagai tanda mulai terkendalinya harga-harga barang di masyarakat.

Harga minyak yang menyentuh kembali ke level US$70 per barel membuat saham-saham pertambangan kembali diburu oleh pelaku pasar, yang menandakan optimisme pasar. Adanya pengurangan permintaan minyak mentah global yang menyusut 1,56 juta barel per hari (bph) menjadi 84,05 juta barel per hari tidak membuat pelaku pasar khawatir akan masih lamanya krisis akan berakhir. Hal yang harus diperhatikan adalah, dengan naiknya harga minyak yang menyentuh level US$70 per barel tersebut justru akan menjadi beban tambahan bagi perusahaan jika ternyata perekonomian mulai bergulir normal, dan kemungkinan aksi spekulatif yang mendorong harga melampaui US$70 tersebut justru akan ditopang oleh permintaan riil sebenarnya, yang akan semakin mendorong kenaikan harga minyak dan pada akhirnya akan menyebabkan krisis lanjutan.

Indeks Hang Seng naik 1,71% ke level 365,59, Strait Times Singapura turun 0,07% ke level 2.672, dan indeks Nikkei 225 juga naik 1,68% ke level 10.443.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar