Bursa IHSG kembali lagi melemah. Pada awal perdagangan bursa kemarin, IHSG langsung berada pada teritori positif, dengan berada pada posisi 2.348, namun kembali mendapat tekanan dan mencoba naik kembali, tetapi tekanan yang begitu besar membuat perjalanan indeks selama sesi satu dan sesi dua tertekan terus dan akhirnya ditutup melemah 2,53% ke posisi 2.277.
Pelemahan bursa China menyebabkan bursa-bursa yang berada dikawasan sekitarnya turut terkena imbasnya, termasuk IHSG. Indeks Hang Seng mengalami pelemahan ke posisi 19.954, turun 1,73%, Indeks Hang Seng berada pada titik terendahnya dalam dua bulan terakhir. Pelemahan ini disebabkan banyaknya pelaku pasar yang kecewa dengan sikap pemerintah yang dianggap tidak pro pasar dengan adanya pembatasan kredit. Walaupun begitu, semenjak awal tahun, Indeks Hang Seng telah naik 53%.
Imbas kenaikan indeks Dow Jones ternyata kalah dengan penurunan indeks Hang Seng. Dow Jones berbalik naik, setelah sehari sebelumnya turun, karena adanya indikator lain, yakni indeks keyakinan investor ZEW Jerman yang naik 16,6 poin menjadi 56,1 poin, tertinggi dalam 3 tahun terakhir dan lebih tinggi dari perkiraan analis sebelumnya yang memprediksikan akan berada pada 47,3 poin.
Tampaknya optimisme pelaku pasar dunia kembali menguat, setelah diambang ketidakpastian sehari sebelumnya. Jerman dan Perancis, negara dengan ekonomi terbesar dari zona Euro, telah kembali ke pertumbuhan pada kuartal kedua turut memberikan penguatan akan masa depan perekonomian global.
Indeks BISNIS-27 turun 2,43% ke posisi 203. Indeks Nikkei-225 Tokyo ditutup turun 0,79% ke level 10.204, Indeks Strait Times Singapura juga turun 1,75% ke level 2.522.
Rabu, 19 Agustus 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar