Kamis, 20 Agustus 2009

IHSG Rebound Akibat Turunya Cadangan Minyak AS

Setelah dua hari berturut-turut terkena imbas dari pelemahan bursa dunia dan regional, akhirnya IHSG rebound kembali. Dari awal perdagangan sesi pertama dan kedua, IHSG terus merangkak naik dan akhirnya ditutup menguat 2,23% ke posisi 2.328.

Kenaikan ini didukung oleh kenaikan harga minyak mentah yang telah naik kembali, diiringi dengan saham-saham pertambangan yang mulai menguat kembali, Semua sektor mengalami penguatan. Indeks sektoral pertambangan menguat 3,09%, disusul sektor perdagangan naik 2,7%, industri dasar juga naik 2,25%, sektor keuangan juga naik 2,11%, infrastruktur 1,4%, perkebunan 1,4%, manufaktur 0,8%, aneka industri 0,35% dan industri konsumsi menguat 0,23%.

Penurunan cadangan minyak Amerika Serikat (AS) tampaknya memberikan stimulus bagi pergerakan harga minyak dunia, yang kembali menembus harga US$72 per barel menyebabkan indeks Dow Jones berada pada teritori positif dengan naik 0,66% ke posisi 9.279. Turunnya cadangan minyak akan menimbulkan permintaan dari AS untuk menstabilkan cadangan minyaknya kembali. Hal ini tentunya akan memberikan kesan hidupnya kembali perekonomian negara tersebut.

Bursa Cina yang sehari sebelumnya melemah, kembali rebound, membuat pelaku pasar optimis kembali akan melemahnya kontraksi resesi global. Indeks Hang Seng ditutup menguat 1,88% ke posisi 20.328.

Naiknya IHSG saat ini harusnya tidak membuat pelaku pasar terlalu senang karena satu hal yang harus diperhatikan, bahwa kenaikan yang terjadi saat ini lebih bersifat spekulatif, karena belum adanya isu fundamental yang baru yang akan memberikan kenaikan indeks kembali seperti kenaikan sebelumnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar