IHSG kembali menguat 1,65% pada perdagangan kemarin, ditutup pada posisi 2.160. Semenjak awal perdagangan IHSG menguat terus, berada dalam teritori positif. Positifnya bursa regional dan saham-saham berbasis komoditas mendukung penguatan IHSG.
Harga minyak yang masih berada pada kisaran US$65 per barel masih mendukung penguatan indeks. Pelaku pasar tampaknya memfokuskan pada komentar Ketua Federal Reserve tentang ekonomi AS yang menyatakan bahwa ekonomi AS mulai pulih secara berangsur-angsur walaupun masih rapuh. Belum lagi cadangan minyak AS yang merosot 1,8 juta barel pada minggu yang berakhir 17 Juli. Hal ini sesuai dengan ekspektasi pasar karena dapat memberikan kesan permintaan AS terhadap minyak akan meningkat.
Harga komoditas sebagian besar mengalami kenaikan, hingga saham-saham komoditas di buru pelaku pasar. Harga Tembaga naik 1,9%, menjadi US$5.494 per metric ton, Alumunium juga naik 1,7%, Seng juga naik 4,8%, dan Nikcl juga naik 1,8%.
Hal yang tidak kalah pentingnya adalah terjadinya transaksi crossing (tutup sendiri) pada saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) senilai Rp15,73 triliun oleh tiga perusahaan sekuritas. Transaksi ini merupakan salah satu langkah strategis dari ADRO untuk menggabungkan sahamnya dalam satu payung PT Adaro Strategic Investments (ASI). Adanya transaksi crossing menyebabkan nilai perdagangan bursa sangat tinggi, mencapai Rp19,240 triliun.
Kamis, 23 Juli 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar