IHSG kembali melemah walau dalam perdagangan kemarin IHSG mencoba kembali ke teritori positif selama dua kali, namun aksi profit taking yang dilakukan pelaku pasar membuat IHSG akhirnya terhempas dan turun 0,27% ke posisi 2.024. Indeks BISNIS-27 juga mengalami hal yang sama dengan turun 0,87% ke posisi 180.
Tidak ada sentimen positif baru dalam pergerakan perdagangan bursa kemarin. Harga minyak yang kembali menembus US$70 per barel AS masih memberikan sentimen negatif bagi bursa, demikian juga indeks Dow Jones (DJIA) yang juga turut melemah 1,25% ke posisi 8.504.
Nilai transaksi dinilai tinggi karena mencapai Rp8,7 triliun. Tingginya nilai tersebut disebabkan terjadinya transaksi tutup sendiri yang dilakukan oleh broker PT Credit Suisse Indonesia pada saham PT Bentoel International Investama Tbk (RMBA) dengan nilai transaksi Rp5 triliun, lebih dari separuhnya total transaksi keseluruhan.
Pembelian saham RMBA dari Grup Rajawali kepada British American Tobacco dihargai 20% di atas harga wajar, dengan jumlah saham sebanyak 3.834.660.182 saham. Hal ini menyebabkan saham RMBA terkena dampak positif dengan naik Rp60 menjadi Rp810, sedangkan saham PT BAT Indonesia juga mengalami kenaikan Rp450 menjadi Rp6.050 per lembar sahamnya.
Bursa Asia cenderung melemah. Indeks Hang Seng turun -0,45%. Indeks Kospi juga turut turun -0,57%. Indeks Strait Times Singapura juga turut turun -0,73%. Hal positif terjadi pada indeks Nikkei dengan menguat 0,9%.
Selasa, 30 Juni 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar