Senin, 19 April 2010

Analisa Indeks Sepekan IHSG dan BISNIS 12-16 April 2010

Dalam sepekan terakhir kemarin, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) begitu sumringah. Indeks berhasil tembus pada posisi 2.900,53, tertinggi sepanjang sejarah pada penutupan Kamis dengan naik 1,95% sebelum akhirnya ditutup pada akhir pekan di level 2.878,67, terkoreksi 0,77%.

Posisi tertinggi sebelumnya terjadi pada tanggal 9 Januari 2008 yang berada pada level 2.803,26, sebelum akhirnya rekor tersebut tergantikan pada tanggal 5 April 2010 yang ditutup pada level 2.887,45, dan tanggal 15 April 2010, rekor tersebut digantikan kembali.

Rally yang terjadi dalam bursa akibat dari membaiknya kinerja laporan keuangan perusahaan publik yang telah dirilis dan memiliki kinerja yang baik. Tekanan beli akibat membaiknya bursa menarik minat investor asing untuk turut serta ambil bagian walaupun mereka mengincar saham lapis kedua dan tak lagi terpusat pada saham blue chip yang terlebih dahulu naik. Kinerja emiten pada tahun lalu mengindikasikan pertumbuhan laba bersih yang akan diikuti pada tahun ini. Hal ini tentu saja memberikan sentiment positif bagi pergerakan IHSG. Pada penutupan Kamis, nilai beli investor asing mencapai Rp 173,283 miliar.

Sektor pertambangan menjadi penggerak rally indeks dalam sepekan tersebut, naik 3,22% dari penutupan akhir pekan sebelumnya, diikuti oleh sektor perdagangan yang naik 2,86% dan sektor properti yang naik 1,49%

Indeks BISNIS-27 bahkan mengalami kenaikan yang lebih besar dibandingkan IHSG. Indeks BISNIS-27 naik 1,37% ke level 264,88, sementara IHSG hanya naik 1,18% ke level 2.878,67 dari penutupan akhir pekan lalu. walaupun sehari sebelumnya mencetak rekor tertingginya di level 2900,53.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar