Kamis, 15 Oktober 2009

Laporan Keuangan Intel dan JP Morgan Menaikan IHSG

Pergerakan IHSG pada hari kemarin berlangsung fluktuatif. Pada sesi I, indeks sempat menyentuh level 2.537, dan sempat berada pada teritori negatif kembali, namun terangkat terus hingga pada akhir penutupan perdagangan, IHSG menguat 0,15% ke level 2.515. Naiknya indeks Dow Jones yang menyentuh level psikologis baru, 10.000, pertama kalinya dalam lebih dari satu tahun semenjak 7 Oktober 2008, memberikan optimisme bagi pasar akan kelanjutan perbaikan perekonomian dunia.

Naiknya indeks Dow Jones dipicu oleh kenaikan dua perusahaan besar, Intel dan JP Morgan Chase yang memberikan laporan keuangan yang semakin besar. Beberapa sentimen luar negeri, seperti kenaikan harga emas yang mencapai rekor tertingginya selama ini, level 1.064 menjadi incaran pelaku pasar untuk mengalihkan investasinya ke dalam komoditas tersebut, meninggalkan dolar yang selama ini dianggap sebagai safe heaven.

Perburuan dolar dan masuknya arus uang asing ke dalam negeri, akhirnya mengangkat rupiah ke level 9.430. Kenaikan rupiah membuat barang-barang impor menjadi lebih murah dan akan meningkatkan output perusahaan dan menurunkan cost perusahaan. Penguatan ini juga akan meningkatkan konsumsi dan investasi yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun eksportir akan kesulitan dalam memasarkan produknya diluar negeri hingga permintaan produknya akan menurun, hingga kemungkinan besar akan lebih banyak barang impor dan ini tentunya akan menjadi tantangan tersendiri bagi industri dalam negeri.

Indeks BISNIS-27 naik 0,23% ke level 229. Indeks Hang Seng naik 0,51%% ke level 21.999, Strait Times Singapura turun 0,14% ke level 2.712, dan indeks Nikkei 225 juga naik 1,77% ke level 10.238.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar