Kamis, 10 September 2009

IHSG Melanjutkan Rally Kembali

IHSG kembali melanjutkan rally panjang. Pergerakan rupiah yang menguat dan indeks Dow Jones yang masih mengalami kenaikan selama 4 hari berturut-turut memberikan stimulus bagi indeks. IHSG ditutup menguat 1,20% ke level 2.411. Indeks sempat bergerak pada posisi tertingginya tahun ini di level 2.422, namun tekanan yang begitu besar membuat indeks terkena profit taking dan ditutup pada level 2.411, walau masih berada pada teritori positif.

Prospek ekonomi kedepan negara Amerika Serikat telah berada pada jalur positif, cenderung stabil dari resesi. Aktivitas ekonomi dari beberapa negara bagian negara tersebut cenderung mengalami peningkatan, khususnya pada bulan Juli dan Agustus lalu. Dengan adanya laporan dari The Fed tersebut menyebabkan Indeks Dow Jones terangkat 0,53% ke level 9.547.

Hal berkebalikan terjadi dengan dolar. Rupiah menguat ke 9.930. Naiknya harga minyak menjadi incaran para pelaku pasar hingga menyebabkan dolar ditinggalkan sementara waktu. Faktor tingkat suku bunga di dalam negeri yang masih tinggi dibandingkan luar negeri juga membuat pemain internasional lebih memilih investasi valasnya dalam bentuk mata uang Rupiah. Harga Minyak kembali mengalami penguatan dan berada pada level US$71,31 per barel untuk kontrak bulan Oktober di kontrak berjangka New York.

Bursa regional juga menguat. Indeks Hang Seng naik 1,05%, Nikkei 225 naik 1,95%, Indeks Strait Times Singapura naik 1,189%.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar