Selasa, 08 September 2009

Emas Mengangkat IHSG

IHSG kembali naik seiring dengan positifnya bursa regional. Kenaikan pada perdagangan kemarin juga ditopang oleh kenaikan komoditas, khususnya emas. IHSG ditutup menguat 1,32% ke level 2.371.

Semua sektor mengalami kenaikan, dengan kenaikan tertinggi berada pada sektor pertambangan dan terendah berada pada sektor konsumsi dengan kenikan masing-masing 3,09% dan 0,47%. Nilai transaksi juga masih minim, terkait bulan puasa.

Saham-saham komoditas melonjak mengikuti kenaikan harga emas, yang melonjak diatas US$1.000 per ounce. Pada perdagangan di London Bullion Market, emas diperdagangkan pada level US$1.007,70 per ounce, merupakan level tertingginya semenjak Maret 2008 yang kala itu emas sempat berada pada level US$ 1.032,70.

Nilai transaksi yang hanya mencapai Rp3,5 triliun mengisyaratkan pelaku pasar wait and see dalam melakukan transaksi, menunggu ada momentum besar berikutnya yang menggerakan indeks. Bursa-bursa regional walaupun mengalami penguatan, namun penguatan yang terjadi masih tergolong tipis.

Rupiah kembali menyentuh level Rp10.000. Permintaan rupiah menjelang hari raya Idul Fitri tampaknya membuat permintaan akan rupiah menguat. Pelaku pasar cenderung melepas dolarnya digantikan dengan rupiah.

Pada perdaganngan kemarin, Indeks Shanghai ditutup menguat 1,71% ke level 2.930,48, indeks Hang Seng naik 2,34% ke 22.069,81, indeks Nikkei 225 naik 0,7% ke 10.393,23, dan indeks STI naik 0,43% ke 2.655,35.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar