IHSG kembali perkasa dan hampir ditutup melewati nilai psikologi baru, yakni 2.000. Membaiknya kondisi bursa dunia dan regional membuat indeks terus melakukan rally panjang selama perdagangan kemarin. Akhirnya IHSG ditutup menguat 4,26% ke posisi 1.998. Indeks BISNIS-27 juga naik ke posisi tertingginya selama ini semenjak diluncurkan, yakni naik 5,27% ke posisi 182.
Dengan nilai transaksi mencapai 1.586,9 triliun rupiah dengan transaksi sebanyak 9,7 miliar saham membuat IHSG bisa mencapai kenaikan tertingginya semenjak merosot pada Oktober 2008.
Sektor pertambangan dan perkebunana masih memberikan stimulus yang besar bagi kenaikan indeks kemarin, menyusul melesatnya harga minyak mentah seiring turunnya dolar AS dan adanya ekpektasi membaiknya perekonomian global. Harga minyak untuk kontrak bulan Juni telah mencapai US$66,31 per barel. Harga emas telah mencapai US$978,80 per troy ounce.
Saham INCO naik 20,14%, saham ANTM naik 19,95%, saham PTBA naik 14,67%, TINS naik 14,21% dan saham MEDC juga naik 13,64%.
Kenaikan bursa saham tidak terlepas juga oleh pengumuman Badan Pusat Statistik (BPS) yang mengumumkan inflasi bulan Mei kemarin hanya 0,04% dibandingkan deflasi yang terjadi pada bulan sebelumnya sebesar 0,31%. Hal ini mengindikasikan kemungkinan penurunan BI rate kembali oleh Bank
Bursa Asia saat IHSG tutup juga bergerak positif. Indek Hang Seng naik 3,95, indeks Nikkei 225 naik 1,63, indeks Straits Times terangkat 2,35, indeks kospi di Korea selatan naik 1,38%, Shanghai naik 3,36%, dan indeks Taiex di Taiwan naik 0,92%.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar